Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil – Kepulauan Yapen
Website Kabupaten
Berita  

Antara Melayani dan Kerja Bhakti

Kerja Bhakti Kebersihan Lingkungan

banner 120x600

DUKCAPIL-Di balik kesibukan memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, keluarga besar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Yapen menyempatkan diri mengambil bagian dalam sebuah kegiatan sederhana, namun penuh makna. pada jum’at pagi 17 juli 2026, disekitar  Jalan Moh. Yamin kantor bulog atau  kawasan Komplek Serui Indah menjadi saksi semangat kebersamaan para aparatur dinas Dukcapil kabupaten Kepulauan Yapen yang bergotong royong membersihkan lingkungan.

Kerja bhakti ini dikomandoi langsung oleh Kepala Dinas bersama Sekretaris Dinas. Dengan membawa sapu, skop, parang, dan kantong sampah, seluruh pegawai turun ke lapangan tanpa membedakan jabatan, Kadis dan Sekdin  turun langsung ikut bekerja bersama staf. Mereka membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, merapikan saluran air, serta menata lingkungan agar kembali bersih, rapi, dan nyaman dipandang.

Bagi Dinas Dukcapil, melayani masyarakat tidak hanya dilakukan dari balik meja pelayanan atau melalui sistem digital. Melayani juga berarti menghadirkan kepedulian terhadap lingkungan, karena lingkungan yang bersih mencerminkan budaya kerja yang disiplin, sehat, dan bertanggung jawab. Semangat gotong royong menjadi wujud nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.

Melalui kegiatan ini, Kepala Dinas mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan, serta menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, sekaligus memberikan contoh positif bagi masyarakat. Setelah kerja Bhakti selesai, para pegawai dukcapil beristirahat sejenak  ditemani bubur kacang hijau sebagai pelepas haus dan dahaga setelah itu  pelayanan  admindukpun dimulai kembali.

Antara melayani dan kerja bhakti, sesungguhnya tidak ada batas yang memisahkan keduanya. Keduanya lahir dari semangat pengabdian yang sama: bekerja dengan tulus, melayani dengan hati, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah yang kita cintai. Sebab pelayanan terbaik bukan hanya hadir dalam selembar dokumen kependudukan, tetapi juga tercermin dari kepedulian terhadap lingkungan tempat kita hidup dan mengabdi.(**)